Impor hewan hidup ke Indonesia memerlukan kepatuhan ketat terhadap berbagai peraturan pemerintah yang terus diperbarui untuk menjaga kesehatan hewan, lingkungan, dan masyarakat. Proses ini tidak sederhana dan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak melanggar hukum dan menghindari kerugian finansial. Berikut adalah panduan lengkap, legal, dan terperinci sesuai aturan pemerintah terbaru tahun 2025.
Impor hewan hidup diatur oleh beberapa regulasi utama:
Penting: Semua hewan yang masuk ke Indonesia WAJIB melalui prosedur karantina yang ketat, baik untuk hewan ternak, satwa liar, maupun hewan peliharaan.
| Jenis Hewan | Persyaratan Utama | Instansi Terkait |
| Unggas (ayam, bebek, burung) | Health Certificate, Rekomendasi Karantina, Sertifikat Bebas AI (Avian Influenza) | Karantina Pertanian |
| Sapi, Kambing, Domba | Sertifikat Kesehatan Hewan, Sertifikat Vaksinasi, Sertifikat Bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) | Karantina, Kementan |
| Satwa liar (reptil, burung dilindungi) | Izin CITES, Surat Angkut Satwa Liar, Health Certificate | KLHK, Karantina |
| Hewan peliharaan (anjing, kucing, kelinci) | Sertifikat Rabies, Health Certificate, Bukti Kepemilikan | Karantina, Kementan |
Catatan: Setiap jenis hewan memiliki peraturan dan dokumen tambahan yang spesifik.
Estimasi Waktu: 7–14 hari kerja.
Estimasi Waktu: 1–3 minggu.
Estimasi Waktu: 3–5 hari kerja.
Total Estimasi Durasi Proses Impor Hewan Hidup: 3–5 minggu
| Komponen Biaya | Estimasi (Per Shipment) |
| Biaya Pengurusan Izin | Rp 2–5 juta |
| Freight (Air/Sea) | USD 500–2.500 tergantung jarak dan jenis |
| Biaya Karantina Harian | Rp 100.000–500.000 per ekor/hari |
| Pemeriksaan Lab | Rp 1–3 juta |
| Bea Masuk & Pajak | Tergantung HS Code & jenis hewan |
| Biaya Clearance & Trucking | Rp 2–7 juta |
Tips: Biaya bisa melonjak jika ada hambatan seperti karantina tambahan, penyakit, atau masalah dokumen.
Penolakan di Karantina: Hewan dapat ditolak jika terindikasi penyakit, dokumen tidak valid, atau tidak sesuai izin.
Overstay Karantina & Biaya Membengkak: Masa karantina dapat diperpanjang karena pemeriksaan tambahan.
Perubahan Regulasi Tiba-Tiba: Peraturan bisa berubah mendadak. Selalu cek update di situs Karantina dan Bea Cukai.
Kendala Transportasi Khusus: Tidak semua maskapai atau kapal kargo melayani pengangkutan hewan hidup. Pilih jasa logistik yang berpengalaman.
Risiko Stress & Kematian Hewan: Proses pengiriman bisa menimbulkan stress tinggi bagi hewan. Pastikan penggunaan pet cargo berstandar tinggi.
Pendampingan Lengkap Pra-Impor hingga Tiba di Gudang: Mulai dari pengecekan dokumen, simulasi biaya, hingga asistensi di karantina.
Layanan Khusus Hewan Hidup: Kami berpengalaman menangani berbagai jenis hewan dan memahami regulasi serta kebutuhan logistiknya.
Jaringan Mitra Global & Pet Cargo Specialist: Memastikan hewan diperlakukan sesuai standar kesehatan dan keselamatan internasional.
Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, Uniair Cargo siap membantu impor hewan hidup secara aman, legal, dan efisien. Kami yang urus, Anda tinggal terima beres.
Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif dan bukan pengganti konsultasi resmi dengan Badan Karantina dan Bea Cukai Indonesia. Selalu periksa regulasi terbaru sebelum melakukan impor.
Contact the Uniair Cargo team
today for a FREE consultation and export cost estimate!
Also, follow us on Instagram at @uniaircargo
for logistics tips, up-to-date information, and export inspiration!