Indonesia merupakan produsen tepung yang ditunggu-tunggu di berbagai negara. Dengan adanya kekayaan nabati, berbagai jenis tepung dapat diekspor ke luar negeri.
Salah satunya adalah tepung porang yang berasal dari tanaman porang. Tanaman unik yang tumbuh di Indonesia memiliki banyak manfaat saat diolah menjadi tepung antara lain untuk industri makanan, kecantikan, dan kesehatan. Antara menyebutkan sebanyak 57 ton tepung porang diekspor ke China pada November 2023.
Selain tepung porang, ada juga tepung terigu dan tepung lainnya yang juga jadi primadona di pasar global. Jika Anda tertarik menjadi salah satu eksportirnya, maka perhatikan dulu hal-hal berikut ini:
Indonesia yang terkenal akan keragaman komoditas pertanian beserta bahan pangannya menyuguhkan berbagai jenis tepung di pasar internasional. Apa sajakah itu?
Tepung Tapioka
Tepung tapioka terbuat dari singkong dan banyak digunakan sebagai bahan makanan bahkan non-pangan seperti lem, tekstil, hinga kertas. Kegunaannya yang sangat beragam inilah yang menjadikan ekspor tepung tapioka memiliki potensi yang luas.
Pada tahun 2021, Indonesia melalui BUDI menyatakan ada kenaikan signifikan terhadap permintaan tepung tapioka yang membuat ekspornya meningkat hingga Rp475,37 miliar.
Tepung Mocaf
Selanjutnya adalah tepung Mocaf atau modified cassava flour. Tepung ini juga berasal dari singkong namun mengalami modifikasi sehingga kandungan proteinnya lebih tinggi dengan tekstur yang lebih baik daripada tepung tapioka pada umumnya.Tepung mocaf seringkali digunakan sebagai alternatif dari tepung terigu untuk produk-produk bebas gluten.
Tercatat pada tahun 2022, Banjarnegara berhasil mengekspor 45 ton tepung mocaf ke Turki. Ini baru berasal dari satu daerah ke satu negara, secara nasional, daya tarik tepung mocaf disinyalir lebih besar lagi.
Tepung Terigu
Tepung lainnya yang juga punya peluang besar di pasar ekspor adalah tepung terigu. Berasal dari jagung, tepung ini banyak dibutuhkan sebagai bahan baku makanan maupun non-pangan. Pada tahun 2019, Indonesia berhasil mengekspor tepung terigu 34.759 ton dengan nilai US$ 14,8 juta.
Tepung Beras
Meski tidak sepopuler tepung lainnya, namun tepung beras juga memiliki segmentasinya sendiri di pasar internasional. Pada tahun 2015, ekspor tepung beras mencapai 354 ton atau setara dengan US$ 278 ribu.
Tepung Sagu
Dibuat dari pohon sagu, tepung satu ini banyak digunakan pada produk-produk sejenis kue tradisional. Tercatat pada tahun 2021, jumlah ekspor tepung sagu mencapai 13.190 ton atau setara dengan US$ 2,47 juta.
Sebagai negara penghasil tepung, Indonesia memiliki potensi besar dalam mengirimkan produk-produknya ke negara tujuan ekspor di antaranya:
Tiongkok
Sebagai negara yang memiliki jumlah populasi yang tinggi, industri di Tiongkok berkembang dengan sangat cepat. Hal ini menjadikan negara ini menjadi sasaran tepat untuk melakukan transaksi ekspor tepung dari Indonesia.
Jepang
Memiliki berbagai makanan berbahan dasar tepung, Jepang juga merupakan negara tujuan ekspor tepung asal Indonesia. Tercatat dalam periode Januari hingga Juni 2020, sebanyak 442 ton tepung ubi jalar diekspor ke Jepang.
Korea Selatan
Serupa dengan Jepang, negara gingseng ini juga membutuhkan tepung sebagai salah satu bahan makanannya. Hal ini membuka potensi besar bagi Indonesia untuk berkontribusi melalui perdagangan antar negara.
Amerika Serikat
Sebagai negara yang memiliki industri makanan cukup besar, Amerika menjadi negara potensial untuk mengekspor berbagai jenis bahan pangan, termasuk tepung di dalamnya.
Untuk melakukan ekspor tepung atau bahan pangan lainnya, ada beberapa dokumen khusus yang perlu dipersiapkan dan masuk dalam kategori Surat Keterangan Ekspor Pangan (SKE), antara lain:
Sertifikat Kesehatan
Sertifikat kesehatan atau health certificate merupakan bentuk jaminan bahwa produk yang diekspor dapat dikonsumsi oleh manusia dan terdaftar di BPOM.
Sertifikat Perdagangan
Selain menjamin bahwa produk aman dikonsumsi, eksportir juga harus menyediakan free sale certificate yang menyatakan bahwa komoditas ekspor tersebut memang merupakan produk yang diperdagangkan di Indonesia.
Surat Permohonan
Surat permohonan izin ekspor ini memuat nama dangan, nama produk, detail kemasan, jumlah produk yang akan diekspor, negara tujuan, nama dan alamat eksportir serta importir, nama pendaftaran produk di BPOM, serta kode produksi.
Surat Pernyataan
Eksportir juga diharuskan membuat surat pernyataan di atas materai untuk menjamin mutu produk yang akan diekspor.
Sertifikat Analisis Produk
Sebagai bahan pangan yang akan dikonsumsi, ekspor tepung membutuhkan jaminan berupa sertifikat analisis produk dari laboratorium yang terakreditasi dengan masa berlaku 12 bulan.
Izin Pencantuman Logo Halal
Di beberapa negara tertentu, ketentuan halal produk menjadi prioritas. Jika negara seperti ini yang menjadi tujuan dari ekspor tepung perusahaan Anda, maka sebaiknya siapkan izin pencantuman logo halal pada label maupun kemasan produk.
Sertifikat Nilai Gizi
Pada label produk ekspor, sertifikat nilai gizi penting untuk dicantumkan sebagai bentuk perhitungan informasi bagi importir.
Sertifikasi SNI
Untuk menjajaki pasar internasional, pastikan tepung yang Anda ekspor memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar lainnya seperti ISO.
Sertifikasi Fumigasi
Untuk menghindari risiko adanya hama atau penyakit pada produk yang diekspor, beberapa negara mungkin akan meminta sertifikasi fumigasi. Anda dapat berkonsultasi dengan konsultan ekspor untuk memahami aturan ini lebih jelas lagi.
Jika Anda telah menyiapkan seluruh dokumen dan menetapkan negara tujuan ekspor tepung, maka kini saatnya persiapan melakukan ekspor ke luar negeri. Apa saja yang perlu dipersiapkan?
Kontrak Penjualan
Buatlah kontrak penjualan dengan informasi yang jelas antara Anda dengan importir yang akan menerima barang Anda. Informasi tersebut antara lain memuat harga, kuantitas, kualitas, dan syarat pengiriman yang disepakati.
Proses Logistik
Anda dapat memilih moda transportasi atau pun jalur logistik yang Anda rasa paling menguntungkan antara pengiriman jalur laut, udara, maupun darat. Untuk hal ini, berkonsultasi dengan agen pengiriman terpercaya seperti Uniair Cargo adalah jawaban yang tepat karena selama lebih dari 30 tahun, kami telah mengirim berbagai jenis barang ke berbagai negara.
Pengemasan dan Labeling
Pastikan untuk mengemas dan memberi label pada tepung yang akan Anda ekspor dengan benar sesuai aturan dari negara asal maupun di negara tujuan.
Pengurusan Bea Cukai
Ada beberapa prosedur di bea cukai yang harus dijalani sebelum melakukan ekspor barang seperti melengkapi Pemberitahuan Ekspor barang (PEB) melalui portal Indonesia National Single Window (INSW). Selanjutnya bea cukai akan melakukan pemeriksaan fisik pada barang yang akan diekspor dan Anda pun dapat menyelesaikan prosedur ini dengan membayar biaya bea keluar sesuai ketentuan.
Itulah persiapan yang dilakukan untuk melakukan ekspor tepung ke berbagai negara. Percayakan pengiriman ekspor Anda pada Uniair Cargo yang telah menjadi sahabat eksportir selama lebih dari 30 tahun. Kami bisa membantu Anda memastikan pengiriman lancar dan aman. Dapatkan penawaran terbaik dengan menghubungi contact@uniaircargo.co.id hari ini.
Contact the Uniair Cargo team
today for a FREE consultation and export cost estimate!
Also, follow us on Instagram at @uniaircargo
for logistics tips, up-to-date information, and export inspiration!